page contents SerBa - SerBi,lingkungan, hidup, masakan

27 Apr 2016

Rahasia Dalam Memikat Pembaca

Rahasia Dalam Memikat Pembaca Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Ada pepatah kuno yang mengatakan “Kita lebih mudah menangkap lalat dengan madu daripada dengan cuka”. Pepatah ini memang benar adanya. Ini pun berlaku pada manusia. Jika kita menaruh simpati terhadap orang-orang, maka akan lebih mudah mereka menaruh kepercayaan pada kita bahwa pemikiran-pemikiran kita selaras dengan mereka. Inilah yang dimaksud dengan madu. Seperti yang telah saya uraikan pada bab sebelumnya bahwa jika pemikiran kita tidak selaras dengan pemikiran orang lain atau orang banyak pada umumnya, hendaknya kita membuat persamaan pemikiran dengan mereka sebelum kita memasukkan ide-ide kita yang baru. Kebanyakan kita mulai dengan pemikiran-pemikiran kita sendiri dan tidak memperhatikan keinginan-keinginan yang dimiliki oleh orang lain. Kita cenderung tidak berusaha mencari suatu titik persamaan. Ingatlah, tidak ada seorang pun di dunia ini yang suka dikritik. Maka, mengkritiklah dengan elegant.

Ada lagi pepatah yang mengatakan “Manusia itu sangat egois, yang diperhatikan adalah dirinya sendiri”. Dan pepatah ini memang benar adanya. Jika kita memulai menulis suatu hal yang langsung mengarah k
... baca selengkapnya di Rahasia Dalam Memikat Pembaca Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

READ MORE - Rahasia Dalam Memikat Pembaca

19 Apr 2016

Pesan untuk Anak-Anakku

Pesan untuk Anak-Anakku Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Tahun ini saya memasuki usia ke-50 tahun. Tidak hanya prestasi yang sudah berhasil saya wujudkan, tetapi juga sudah cukup banyak tantangan, rintangan, dan ujian yang saya hadapi dalam kurun waktu tersebut. Saya sangat bersyukur atas proses yang sudah jalani, terlebih saya diberi istri cantik yang selalu setia mendukung dalam suka dan duka, memiliki 2 anak lelaki tampan dan seorang putri yang cantik, mempunyai badan yang sehat, sebuah bisnis yang sedang tumbuh pesat, serta banyak teman yang begitu mengasihi dan peduli terhadap saya.

Selama 50 tahun ini ada juga beberapa hal yang tidak dapat saya wujudkan dan hilang dari kehidupan saya. Tetapi saya tidak pernah menyesali semua itu. Sebaliknya saya berusaha selalu bersyukur dan menikmati kehidupan ini apa adanya. Selama perjalanan 50 tahun ini, saya menyadari bahwa kebahagiaan adalah sesuatu yang terpenting dalam kehidupan ini. Kebahagiaan terdiri dari 3 komposisi, yaitu kesehatan, kekayaan yang cukup (tidak perlu terlalu kaya), serta kekuatan sp
... baca selengkapnya di Pesan untuk Anak-Anakku Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

READ MORE - Pesan untuk Anak-Anakku

15 Apr 2016

Melawan Rasa Takut

Melawan Rasa Takut Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Fara lihat ini, kak Ame punya gambar bagus lho…” kata kak Ame.” Iya, gambar ini akan keluar dan makan fara,” tambah kak Tata seraya memperlihatkan gambar itu. Aku pun menjerit, lalu lari ke dapur mencari ibuku. “Bu… kak Ame dan kak Tata takut-takutin Fara dengan kertas itu lagi..” kataku merengek kepada ibuku.

Aku benar-benar takut dengan kertas itu. Kertas itu sebenarnya adalah cover buku yang telah tanggal dari bukunya. Cover itu bergambar pocong yang sangat menakutkan bagiku. Saat itu aku berumur 4 tahun. Aku sangat sering ditakut-takutin oleh kakak-kakakku dengan kertas itu. Aku juga jadi lebih sering mengadu kepada ibuku. Sebenernya sebelumya ibuku sudah menasehatiku dan kakak kakakku. “Fara itu kan cuma gambar, tidak mungkin keluar.” Itulah kata kata ibuku. Tapi tetap saja aku takut. Aku selalu berlari dikejar-kejar oleh kakakku sampai-sampai aku terjatuh. Itu semua karena gambar jelek itu dan karena gambar itu juga aku jadi sering mimpi buruk dan mengigau. Akhirnya ibuku memutuskan untuk membakar kertas itu…

10 tahun telah berlalu. Yang ada dalam pikiranku adalah ketakutanku. Mengingat itu semua membuatku benar benar merasa takut apa lagi jika harus mengingat gambar cover buku tersebut. Sangat mengerikan…

“Penakut! Penakut! Penakut.” Aku bergumam pelan. Kini aku telah berumur 14 tahun, tapi ketakutanku tetap saja belum hilang walaupun telah sedikit berkurang. Hidupku penuh dengan ketakutan.
... baca selengkapnya di Melawan Rasa Takut Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

READ MORE - Melawan Rasa Takut

12 Apr 2016

PUTUS ASA

PUTUS ASA Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

02 Januari 2008 – 16:46   (Diposting oleh: Editor)

Di sebuah situs internet diungkapkan kisah fiksi tentang seorang tentara bernama kopral Yono. Saat itu sekitar jam tujuh malam, ia duduk melamun. Pandangannya kosong, sembari tangannya mengaduk es teh. Salah seorang temannya, sebut saja Ricky, tiba-tiba menyambar minuman yang sedang ia aduk. Tanpa basa-basi, Ricky langsung menenggak isi gelas itu sampai tak tersisa sedikit pun.

Sebenarnya Ricky hanya bermaksud bercanda. Bukannya marah atau tersenyum, tetapi Yono justru menangis meraung-raung sambil beruraian air mata. Kontan reaksi Yono membuat Ricky panik. “Kamu nih cengeng banget sih? Katanya kamu tentara? Masa sih gara-gara es teh, kamu nangis keras begitu,” komentar Ricky di antara perasaan kesal dan bingung.

“Kenapa seharian ini hidupku kok apes terus?” rintih kopral Yono sambil terus menangis.

“Kamu kenapa? Ceritakan saja, siapa tahu aku bisa menolongmu,” kata Ricky penuh empati pada karibnya itu.

“Tadi pagi aku dipecat, gara-gara teledor menghilangkan senjata komandan,” kata Yono diselingi isak tangis.

“Ah gitu aja dipikir. Body-mu kan tinggi besar kuat perkasa. Kamu pasti masih laku jadi penga
... baca selengkapnya di PUTUS ASA Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

READ MORE - PUTUS ASA

10 Apr 2016

Kolase

Kolase Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Lukisan ini keren. Pelukisnya memang piawai dalam menata artistik sehingga menjadi karya yang hebat. Tempelan berupa kertas, kain dan kayu itu memang ditempatkan tak beraturan, tapi tetap saja mengandung nilai seni yang bagus. Menarik! Dan lukisan inilah yang paling bagus di antara koleksi barang seni Papa Kei. Sebenarnya Kei juga juga sedikit tertarik, hanya saja karena lukisan itu karya Papanya, jadi tak menarik lagi. Ia selalu merasa kesal karena dituntut menjadi penerus Papanya dalam melukis.
Senyumnya lebih mengembang ketika melihatku daripada lukisan itu.
Hem, ia benar-benar jatuh cinta padaku, gumamku lirih.

Terus saja ia berjalan menuju kamarnya bersamaku. Meninggalkan lukisan super hebat itu dapat dihargai puluhan juta kalau pun dijual. Hanya saja Papanya tidak mau menjualnya, kenangan itu sangat berarti baginya. Untuk itu, ia menekan Kei agar mengambil kuliah di jurusan seni lukis. Menyebalkan! Seperti anak kecil saja, Kei harus dipaksa tanpa ada minat untuk masuk ke dunia itu.

Wajah Kei sedikit kesal ketika mulai membuka pintu kamar itu. Tas yang ia bawa itu langsung dilemparkannya ke tempat tidurnya. Lalu, ia merapatkan langkahnya pada meja belajarnya, memperhatikan jajaran komik yang berjejer rapi. Beberapa alat membuat komik seperti maru pen, penggaris, tinta, kertas sudah terlihat di tempat itu, mas
... baca selengkapnya di Kolase Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

READ MORE - Kolase